August 11, 2015
Strategi Tepat Menentukan Harga Jual Produk
Banyak para produsen yang dapat membuat sebuah produk yang berkualitas dalam skala kecil maupun dalam skala besar. Namun, tidak sedikit juga dari para produsen yang belum dapat menguasai pasar dengan baik sehingga masih kurang memahami dalam menentukan harga jual produk dan bagaimana cara pemasarannya. Padahal seorang pengusaha pastinya ingin mendapatkan keuntungan besar dari penjualan produknya.
Harga jual yang baik merupakan harga yang berlaku secara umum atau biasa juga disebut dengan harga pasaran dan harga yang dinilai pantas oleh para konsumen. Harga jual produk juga menjadi sesuatu yang sangat sensitif untuk keberlanjutan usaha dan juga bisnis Anda, karena ada cukup banyak hal yang akan terpengaruh dengan harga jual produk yang Anda tentukan. Jadi jika Anda sebagai pelaku bisnis asal-asalan dalam menentukan harga produk, maka hal itu dapat meningkatkan resiko kerugian usaha yang bisa Anda alami.
1. Pelanggan
Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa pelanggan adalah prioritas bagi Anda sebagai pelaku bisnis, jadi pastikan bahwa harga jual yang Anda tentukan bisa diterima oleh pelanggan. Artinya harga jual menentukan kualitas yang Anda tawarkan kepada target pelanggan Anda. Jika Anda tidak mempertimbangkan faktor penting ini, bisa jadi produk yang Anda tawarkan tidak akan laku terjual.
2. Pesaing
Penting juga bagi Anda sebagai pelaku bisnis untuk melihat harga jual yang ditawarkan oleh para pesaing yang mempunyai produk yang sama dengan Anda. Oleh sebab itu, pastikan harga jual produk Anda bisa bersaing dengan harga jual produk pesaing. Artinya Anda harus benar-benar memperhatikan tingkat keuntungan, jika tingkat keuntungan yang sudah Anda tetapkan menyebabkan harga jual terlalu mahal, sebaiknya Anda menurunkan tingkat keuntungan.
3. Biaya
Biaya merupakan faktor utama dalam menentukan harga jual produk, karenanya jangan sampai harga jual yang Anda tetapkan tiak bisa menutup biaya-biaya yang sudah terjadi. Artinya Anda harus benar-benar jeli dan juga teliti dalam menghitung biaya yang terjadi. Pastikan juga bahwa tidak ada biaya yang terlewatkan atau tidak Anda masukkan dalam perhitungan. Jika ada biaya tidak Anda hitung, maka hal itu akan menyebabkan harga yang tidak tepat, sehingga akan mempengaruhi tingkat keuntungan bahkan menyebabkan kerugian.
4. Kemanfaatan Untuk Usaha
Arti dari poin penting ini yaitu, apakah harga jual yang Anda tentukan sudah pantas ataukah belum. Dapat di nilai pantas jika harga jual bisa memberikan keuntuangan sesuai yang Anda harapkan. Seandainya keuntungan yang diharapkan bisa tercapai maka hal tersebut akan mempermudah Anda dalam ekspansi perkembangan bisnis yang Anda miliki.
Itulah beberapa tips bisnis yang penting untuk Anda perhatikan dalam menentukan harga jual produk. Semoga bermanfaat dan salam sukses!
July 31, 2015
Mencari Ide Bisnis Yang Mudah Dijalankan untuk Bisnis
Dalam kehidupan sehari-hari terkadang Anda tidak menyadari akan adanya potensi peluang bisnis menjanjikan yang ada di sekitar Anda. Padahal, tingginya tingkat kebutuhan masyarakat membuat seseorang harus bekerja keras demi mendapatkan penghasilan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Banyak orang ingin menjadi pengusaha sukses, tetapi terkadang bingung memilih peluang bisnis yang tepat bagi dirinya.
Nah, untuk membantu para pemula dalam mencari ide bisnis yang potensial, kali ini kami sengaja memberikan beberapa ide bisnis menarik yang bisa diangkat sebagai peluang usaha.
Pertama, jual sesuatu yang unik dan belum ada di sekitar Anda. Inovasi adalah sebuah penciptaan produk baru dan juga pasar baru. Akan tetapi, jangan lupa untuk memperhatikan target market yang jelas.
Kedua, penuhi kebutuhan konsumen. Kenali kebutuhan konsumen dan jual produk sesuai dengan kebutuhan konsumen, karena hal itu memberikan sebuah peluang bisnis yang sangat bagus untuk menyediakan produk yang diminati dan juga diinginkan oleh konsumen.
Ketiga, jual keterampilan atau jasa. Keterampilan adalah sebuah kelebihan yang mempunyai nilai jual, sehingga bagi Anda yang memiliki keterampilan patut dikembangkan dan melayani kebutuhan para pencari jasa maupun keterampilan dengan baik.
Keempat, duplikasi usaha lain dan beri nilai tambah. Bagi Anda yang kurang memiliki kreatifitas dan inovatif, jangan pernah patah semangat. Terkadang sebuah ide bisnis tersebar dimana-mana, bahkan mungkin sudah ada didepan mata. Meniru diperbolehkan saja, asalkan Anda memiliki nilai lebih tersendiri dan mampu bersaing dengan pelaku bisnis lain.
Kelima, ide bisnis kreatif yang bisa Anda coba adalah menjual barang second. Masih banyak orang yang peka dengan jenis usaha ini. Barang second yang mempunyai nilai historis tertentu bisa punya harga jual tinggi. Menjalankan bisnis di bidang ini memang sangat menjanjikan, namun Anda harus pintar dalam mengelolanya.
Keenam, jadi agen atau distributor. Sebuah pilihan yang bagus dengan menjadi perantara produk. Untuk menjalankan usaha ini, diperlukan pengalaman dan juga relasi yang luas. Tapi Anda tidak perlu khawatir, untuk peluang bisnis ini Anda bisa memperkerjakan orang yang berpengalaman dibidangnya.
Ketujuh, beli waralaba bisa jadi alternatif. Membeli usaha yang jelas-jelas sudah terbukti berhasil seperti bisnis waralaba memang perlu, dengan prosentasi pembagian keuntungan dengan franchisor sudah jelas menjanjikan.
Kedelapan, coba bisnis online. Bisnis online merupakan salah satu trend bisnis yang semakin hari kian berkembang dengan memanfaatkan berbagai media internet krena pengguna internet juga semakin meningkat. Karena itulah peluang bisnis ini sangat menjanjikan keuntungan besar bagi para pelaku bisnisnya.
Semoga bermanfaat, Salam Sukses Selalu ..."
Hobi Yang Bisa Menjadi Inspirasi untuk Bisnis
Salah satu kunci sukses dalam memulai usaha apapun itu adalah dengan membuat usaha yang Anda jalankan berdasarkan pada hobi. Dengan menjadikan hobi yang Anda miliki sebagai peluang bisnis, maka dalam menjalankan bisnis tersebut Anda tidak akan merasa terbebani dalam menjalankannya dan pastinya dengan penuh semangat.
Hobi akan menjadi awal dari kesuksesan financial. Banyak sekali contoh pengusaha sukses karena menjalankan bisnis dari hobi. Ketika kita melakukan suatu pekerjaan yang menjadi hobi dengan penuh cinta, biasanya kemungkinan untuk sukses lebih besar. Dan yang paling pasti, ada sesuatu hal yang memang tidak dapat diukur dengan uang yaitu sebuah kepuasan batin. Sungguh menyenangkan bukan, menekuni hobi yang bisa dijadikan sebagai peluang bisnis.
Hobi Yang Layak Dijadikan Bisnis
Hampir semua jenis hobi dapat dijadikan sebagai sumber usaha yang bisa mendatangkan keuntunganbesar, namun tentu tidak semuanya. Oleh sebab itu Anda harus berhati-hati, karena ada beberapa hobi yang justru dapat menghabiskan uang.
Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri hobi yang bisa dijadikan sebagai ide bisnis.
1. Marketable (dapat dijual)
Cobalah melakukan riset kecil, apakah hobi yang Anda miliki tersebut juga banyak disukai oleh banyak orang. Jika hobi yang Anda miliki terlalu unik dan tidak banyak orang yang membutuhkannya, maka kemungkinan besar hobi Anda tersebut tidak potensial untuk dijadikan sebagai sebuah bisnis. Namun, jika Anda adalah seorang marketer hebat, bisa saja hobi yang awalnya unik justru menjadi sangat booming begitu diluncurkan bahkan menjadi trendsetter.Menarik Untuk Ditekuni Dalam Jangka Panjang
Jika hobi yang Anda miliki mampu membuat Anda terus-menerus bersemangat untuk menekuninya bahkan hingga dalam jangka waktu 10 tahun ke depan, maka itulah salah satu jenis hobi yang pantas untuk diperhitungkan. Bahkan, jika Anda mampu melakukan hobi tersebut seumur hidup, maka hobi Anda tersebut sangat potensial dan layak untuk sukses menjadi sebuah peluang bisnis dari hobi.Tidak Hanya Tren Sesaat
Apakah hobi yang Anda tekuni tersebut akan berlangsung dalam jangka waktu yang lama? Apakah di masa yang akan datang akan semakin banyak orang yang membutuhkannya dan menyukainya? Jika jawaban dari semua pertanyaan tersebut adalah ya, maka hobi yang Anda tekuni termasuk dalam hobi yang hebat dan menjadi salah satu ciri hobi yang dapat dijadikan sebagai bisnis menguntungkan.Itulah beberapa ciri hobi yang cocok untuk dijadikan sebagai bisnis. Cobalah untuk melakukan analisis atau riset sendiri, apakah hobi yang Anda miliki tersebut sudah memenuhi salah satu saja dari ciri-ciri diatas. Jika iya, maka jangan ragu lagi untuk mulai menekuninya dan menjadikannya sebagai bisnis menguntungkan. Bersiaplah menjadi pengusaha sukses dan bahagia karena Anda mengerjakan suatu pekerjaan yang Anda cintai.
Semoga dapat menginspirasi dan salam sukses selalu.
Dollar AS Perkasa, Harga Emas Dunia Makin Murah !!!
Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada Kamis (30/7/2015) waktu setempat (Jumat pagi WIB), tertekan oleh kurs dollar AS yang menguat.
Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember turun 4,6 dollar AS atau 0,42 persen menetap di 1.088,70 dollar AS per ounce.
Indeks dollar AS naik 0,45 persen menjadi 97,60 pada pukul 18.04 GMT. Emas dan dollar AS biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dollar naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang diukur dengan dollar menjadi lebih mahal bagi investor.
Penguatan dollar AS terjadi menyusul konferensi pers pengumuman hasil pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) AS setelah pasar ditutup pada Rabu. Pertemuan menjelaskan tingkat lapangan kerja AS sebagai "solid."
Para analis mengatakan bahwa Fed sedang menunggu pasar tenaga kerja meningkat dan inflasi mencapai target bank sentral AS dua persen sebelum menaikkan suku bunganya.
Emas mendapat sejumlah kecil dukungan meskipun ada pengumuman pertemuan Fed, setelah sebuah laporan yang dirilis pada Kamis oleh Departemen Perdagangan AS menunjukkan PDB AS meningkat 2,3 persen. Analis mengatakan angka ini sedikit lebih rendah dari yang diharapkan.
Sementara itu, perak untuk pengiriman September turun 4,7 sen, atau 0,32 persen, menjadi ditutup pada 14,696 dollar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik lima dollar AS, atau 0,51 persen, menjadi 989,90 dollar AS per ounce.
Menjelang Data Inflasi, Rupiah Terus Menguat Ke Rp11.944/US$
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditransaksikan menguat pagi ini, sebelum dirilisnya data inflasi Indonesia oleh Badan Pusat Statistik, Senin (2/12/2013).
Berdasarkan data Bloomberg Dollar Index, rupiah menguat 0,18% ke Rp11.944 per dolar AS pada pukul 09.09 WIB.
Penguatan rupiah pada awal pekan ini terjadi saat dolar AS ditransaksikan melemah terhadap nilai tukar Asia Pasifik.
Nilai tukar dolar AS terhadap mata uang Asia-Pasifik Senin, 2 Desember 2013
Kurs
|
Nilai
|
Perubahan
|
WIB
|
$ Australia
|
0,92
|
-0,56%
|
09:12:08
|
$ Selandia Baru
|
0,82
|
-0,90%
|
09:15:18
|
Yen
|
102,32
|
-0,12%
|
09:12:41
|
$Hong Kong
|
7,75
|
-0,00%
|
09:10:55
|
$Singapura
|
1,25
|
-0,17%
|
09:12:14
|
$Taiwan
|
29,58
|
-0,18%
|
09:12:12
|
Won
|
1.057,1
|
-0,10%
|
09:10:40
|
Peso
|
43,68
|
-0,18%
|
09:12:09
|
Rupiah
|
11.944
|
-0,18%
|
09:09:50
|
Rupee
|
62,45
|
+0,06%
|
11/29/2013
|
Yuan
|
6,09
|
-0,03%
|
09:13:18
|
Ringgit
|
3,22
|
-0,02%
|
09:14:43
|
Baht
|
32,23
|
+0,55%
|
09:11:06
|
Sumber: Bloomberg.
10 Tanda Anda Berbakat Menjadi Calon Seorang Pengusaha yang Sukses
Saat orang sudah mulai sadar untuk memikirkan jadi bos di bisnisnya sendiri,
banyak yang yang masih bingung soal bagaimana memulai sebuah bisnis.
Kenyataannya, tidak semua orang berani melakukan apa yang harus
dilakukan agar bisnisnya berhasil.
Ada beberapa hal yang harus dimiliki
seorang untuk sukses di bisnis. Ini sering disebut bakat. Sekarang
pertanyaannya, Apakah anda siap berbisnis? Atau jangan-jangan anda
sama-sekali tak berbakat berbisnis? Ayo kenali dulu apakah ada 10
sifat-sifat berikut ini pada diri anda.
Inilah beberapa tanda apakah anda berbakat jadi seorang wirausahawan sukses:
1. Selalu Penuh Ide
Soal ide ini, sangat krusial, karena
idelah awal dari segalanya. Tidak penting apakah ide itu mustahil
dilaksanakan, atau bahkan anda tak tahu bagaimana cara memulai ide
tersebut. Seorang wirausahawan harus dipenuhi ide atau gagasan untuk
bisa menemukan inovasi-inovasi baru dalam bisnisnya.
2. Semangat Tanpa Batas
Memiliki sebuah bisnis, artinya anda
harus memiliki stok semangat yang tak terbatas. Anda tetap melakukan
pekerjaan anda dengan semangat meski orang lain sudah loyo. Seorang entrepreneur sejati pasti bilang, semangat itu gak boleh hilang apalagi habis kuotanya. Yang terbatas itu hanya paket internet, yang paket gaul! Kalau semangat, harus full tank!
3. Berani Berimajinasi
Ide, inovasi baru hanya bisa didapatkan
oleh seorang yang imajinatif, bukan orang-orang yang ragu. Sekali lagi,
tidak penting apakah imajinasi anda itu seperti mustahil dilakukan, yang
terpenting adalah anda berani membayangkan dan berimajinasi tentang
bisnis anda lebih banyak dari orang biasa. Seorang wirausaha sering
dibilang ‘gila’ karena imajinasi dan tindakannya yang tidak biasa.
4. Senang pada Pilihan Bisnisnya
Yang terpenting, tanya dulu diri anda
apakah anda suka pada ‘niche’ bisnis yang anda pilih atau tidak. karena
ini sangat penting. Itulah sebabnya banyak bisnis sukses justru karena
berasal dari hobby pemiliknya. Untuk level awal, senang pada bisnis
pilihan anda adalah mutlak.
5. Bergaul, dan Tidak Segan Meminta Bantuan
Seorang entrepreneur adalah
seorang pembelajar sejati. Tidak hanya bertanya, anda juga harus mau dan
tidak ragu meminta bantuan orang lain saat mendapatkan hambatan dalam
menjalankan bisnis. Bertanya dan mohon batuan pada siapa? Ya siapa saja,
bisa teman, keluarga, bahkan karyawan anda.
6. Sangat Menghargai Waktu
Waktu adalah sumber daya yang sangat
terbatas, karena itu seorang pebisnis sukses akan sangat menghargai
waktunya. Hampir tidak ada alasan menunda pekerjaan, karena seorang
pengusaha akan merasa sangat rugi jika ada sumber daya waktu terbuang
percuma, dan itu berakibat akan memperlambat laju bisnisnya.
7. Rendah Hati dan Ingin Belajar dari Siapapun
Kadang masukan, ide-ide hebat justru
datang dari orang yang tak terduga. Bisa dari teman, sopir taksi, bahkan
dari anak kecil sekalipun. Siapkanlah diri dan jiwa anda menerima
setiap ilmu dari siapapun. Lihat apa yang dikatakannya, bukan siapa yang
mengatakannya.
8. Menghapus Kata ‘Menyerah’ dari kamus Pribadi Anda
Bagaimanapun sulitnya, apapun
tantangannya, semua pasti bisa diselesaikan. Resiko adalah bagian tak
terpisahkan dari sebuah bisnis. Bahkan resiko dicibir, dilecehkan atau
dihina. Tidak pernah ‘melambaikan tangan pada kamera’ tanda menyerah.
itulah seorang entrepreneur.
9. Siap Bekerja Keras
Calon pengusaha sukses tak pernah menganggap remeh proses kecil dalam bisnisnya. Dia menyadari pentingnya bekerja keras dalam berbisnis.
Mendirikan bisnis sendiri berarti Anda
harus memikirkan nama perusahaan, identitas, logo, karakter produk dan
situs pemasarannya. Semua itu hanya bisa diperoleh dengan kerja keras.
10. Jiwa Tawakkal nya Besar
Seorang
pedagang, pengusaha, wirausahawan sangat berkawan dekat dengan ALLAH,
Tuhan Semesta Alam. Karena setiap pengusaha sangat paham bahwa hanya
ALLAH-lah yang mampu membolak-balikkan hati setiap orang. Jadi seorang
entrepreneur sangat sadar bahwa konsumennya memilih menggunakan
produknya sangat terkait pada ‘JASA” Allah yang menggerakkan hati orang
tersebut.
Langkah Jitu Membuat Produk Anda Laku dan Bertahan Lama di Pasaran
Jika anda mempunyai produk, namun galau karena tak puas dengan pemasarannya, ANDA harus baca artikel ini!
Jika Produk anda hanya bertahan kurang dari 3 bulan di pasar, lalu
hilang tak laku lagi, maka ANDA pun harus mengamalkan ilmu dalam artikel
ini!
Jika anda belum punya produk, dan ingin membuat produk anda sukses dalam jangka waktu yang lama di pasar, BACA Panduan ini!
Jika anda belum punya produk, dan ingin membuat produk anda sukses dalam jangka waktu yang lama di pasar, BACA Panduan ini!
Menciptakan produk barang atau jasa itu
mudah. membuatnya dicintai konsumen dan laris dalam waktu yang lama, itu
persoalan lain. Tidak hanya butuh bahan baku yang bagus, kreatifitas
yang tak habis, namun diperlukan banyak hal untuk itu.
Inilah 7 langkah membuat produk anda dapat bertahan lama di pasar:
1. Jadi Orisinil atau Autentik
Maksudnya, jadilah diri sendiri.
Orisinillah dalam ide, menjadi yang terdepan. Proses ATM (Amati-Tiru-dan
Modifikasi) adalah pelajaran awal ketika memulai. namun setelah anda
buat produk dan bisnis berdasatkan metode ATM, anda tetap harus autentik
dalam strategi, bisa jadi autentik dalam iklan, bisa jadi autentik
dalam metode pemasaran, metode manajemen dan sebagainya.
Steve Job pernah berpesan pada penerusnya Tim Cook, CEO APPLE,
“Jangan pernah mengikuti pola pikirku
saat mengambil keputusan. Jangan pernah menjadi penerus seperti di Walt
Disney yang terus-menerus mempertanyakan What Would Dalt Do. Jangan kotori kejernihan pikiranmu dengan menanyakan What Would Steve Do.
Itu akan sia-sia, dan perusahaan ini taka akan berkembang. Jadilah
dirimu sendiri, dengan ide-idemu yang autentik, karena tantangan
perusahaan Apple di masamu akan berbeda dengan di masaku. Tugasmu
memberikan RESPON terbaik, menurutmu, bukan menurutku!”
2. Engkaulah Konsumen Pertama Produkmu
Sebagian dari kita mengatakan membuat
produk ini dan itu untuk memenuhi permintaan pelanggan, atau untuk
memenuhi permintaan pasar. Bahkan untuk memanfaatkan momen dan
kesempatan tertentu. Taukah hasilnya? Hasil dari produk yang katanya
memenuhi keinginan pelanggan hanya jadi produk menengah yang mudah
dilupakan, atau hanya ‘menyesaki pasar’ tidak jadi produk ‘ngangenin’
yang benar-benar dicari dan dicintai pelanggan.
Mau tahu contohnya?
Cobalah lihat produk-produk souvenir di tempat-tempat wisata di seluruh Indonesia. sedikit sekali yang benar-benar dirancang dan dibuat dengan baik. Sedikit sekali yang bisa membuat konsumen benar-benar suka, apalagi jatuh cinta pada produknya. Konsumen justru membeli bukan karena suka, tapi hanya karena membutuhkan souvenir untuk memenuhi kewajibannya membawa oleh-oleh. Kita tak bahagia saat membelinya, tak juga merasa bangga saat memberikannya sebagai oleh-oleh pada keluarga dan sahabat di rumah. Bahkan setelah dibelipun, produk tersebut hampir tidak pernah digunakan alias mubazir.
Cobalah lihat produk-produk souvenir di tempat-tempat wisata di seluruh Indonesia. sedikit sekali yang benar-benar dirancang dan dibuat dengan baik. Sedikit sekali yang bisa membuat konsumen benar-benar suka, apalagi jatuh cinta pada produknya. Konsumen justru membeli bukan karena suka, tapi hanya karena membutuhkan souvenir untuk memenuhi kewajibannya membawa oleh-oleh. Kita tak bahagia saat membelinya, tak juga merasa bangga saat memberikannya sebagai oleh-oleh pada keluarga dan sahabat di rumah. Bahkan setelah dibelipun, produk tersebut hampir tidak pernah digunakan alias mubazir.
Jika kita sebagai produsen produk saja
tidak jatuh cinta pada produk yang kita ciptakan, ya jangan pernah
berharap orang lain jatuh cinta pada produk kita dong!
Karena, ANDA adalah konsumen pertama produk ANDA! As Simple as That.
Karena, ANDA adalah konsumen pertama produk ANDA! As Simple as That.
3. Produk Harus Ngangeni
Pastikan produk anda dibuat dan
dirancang dengan baik. Ingat, andalah pelanggan pertama produk anda.
Anda harus bangga dengan produk anda. Artinya, dari segi desain kemasan,
harus keren, manis. Packaging adalah first insight
dari produk anda. Kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah
anda! Ini disebut konteks. Konteksnya harus bagus dan bikin mata anda
senang, maka pelanggan andapun hampir sama senangnya dengan anda.
Selanjutnya, hanya produk yang ngangeni
yang bisa bertahan. Produk dengan kemasan baik dan lucu tapi isinya
buruk, tak akan bertahan lama. Setelah konteks nya bagus, maka anda
harus membuat konten yang juga baik dan ngangeni. Karena ada pameo dalam dunia marketing:
“Pembelian pertama dari pelanggan bukanlah prestasi, karena mungkin itu terpaksa, tertipu kemasan, atau ingin tahu. Nah prestasi sebenarnya adalah ketikan pelanggan melakukan pembelian berikutnya atau repeat order” Konten harus sebaik Konteks!
“Pembelian pertama dari pelanggan bukanlah prestasi, karena mungkin itu terpaksa, tertipu kemasan, atau ingin tahu. Nah prestasi sebenarnya adalah ketikan pelanggan melakukan pembelian berikutnya atau repeat order” Konten harus sebaik Konteks!
4. Jangan Berhenti Berinovasi
Inovasilah yang membedakan market leader dan follower.
Inovasilah yang membuat perbedaan tiap
zaman. Inovasilah yang bisa
menjadi magnet yang menarik makin banyak orang untuk membeli produk.
Inovasilah yang membuat hidup kita semakin bergairah, mengundang
keajaiban.
Berinovasi membutuhkan riset dan
kreatifitas tanpa henti. Jadilah berbeda dan terlihat di tengah
kerumunan. Ketika banyak kemasan barang lain sejenis menggunakan full colour, makan desainlah kemasan anda hitam putih atau grey scale.
Inovasi juga pada strategi memasarkan, buatlah produk bundling, yang
membuat harga yang anda tawarkan jadi samar dan tak tersaingi oleh
kompetitor karena ada produk tambahan yang nilainya juga tak terbilang.
Misal, bundlingkan produk shampoo dengan conditioner dalam satu paket.
5. Sederhanakan.. sederhanakan.. dan sederhanakan
Makin banyak elemen dalam sebuah produk
yang memiliki fungsi yang tidak subtansial, akan makin mengurangi value
produk tersebut. Banyak contohnya, maka tambahkan fitur yang benar-benar
subtansial, bukan asal berbeda. Kalau kamu bilang produk mobilku ini
berbeda karena ada cantolan saputangannya, maka so what gitu lho?
Lihatlah misalnya produk gadget atau
handphone lokal yang dijejali beragam fitur baru. Seakan komplit, tapi
justru malah berlebihan dan menurunkan valuenya. Misalnya ada HP dengan 4
SIM Card dalam satu handset. Atau bonus 1000 SMS/hari. Hanya sebagian
kecil dari pelanggan saja yang bisa memanfaatkan fitur itu. Sebagian
kecil, kalau tak mau dibilang sangat-sangat kecil.
Sungguh produk-produk seperti ini akan
menjadi kawan setan karena kemubazirannya. Tidak akan menjadi trend
setter, tidak juga best seller. “Mubaaziruun ikhwanussayatin” = Mubazir
itu sungguh kawannya setan. Hehehehe…
Sederhanakanlah sistem penjualan,
sederhanakan desain, sederhanakan ide. Sederhana tidak berlawanan dengan
inovasi. Justru membuat hal rumit jadi sederhana itu yang mahal
harganya.
6. HEART Sale Bukan Hard Sale
Tidak hanya membuat produk hebat, tapi
juallah juga dengan cara yang hebat. Kecenderungan orang-orang yang
kreatif adalah mampu mambuat produk yang sangat kreatif dan hebat, tapi
jarang yang bisa menjualnya juga dengan cara yang super hebat atau
kreatif seperti proses penciptaan produknya. Seperti kebanyakan dari
kita juga yang mampu mempelajari ilmu-ilmu hebat tapi tak bisa
menyampaikannya dengan sederhana dan hebat sehingga menjadi menyenangkan
buat orang lain yang ingin belajar pada kita.
Saat mengatakan ‘menjual’, yang banyak
terbayang di benak adalah orang jualan di pasar, teriak-teriak, kasih
diskon, kasih hadiah, tawar menawar. Padahal yang dimaksudkan adalah
bagaimana menjual itu denga hati (HEART) bukan dengan hard. Tundukkan dulu hati konsumen dengan pendekatan emosional, dengan menawarkan value, dan dengan memenangkan kepentingan konsumen. Bukan mengedepankan fitur, tapi kedepankanlah solusi dari permasalahan konsumen.
Menjual dengan hati, ya harus
‘hati-hati’. Buatlah bagaimana konsumen merasa sangat beruntung
bertransaksi dengan kita bukan sebaliknya merasa rugi karena telah
membeli barang obral yang tidak berguna buatnya. Jika konsumen menang,
dalam artian dia mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari uang yang
dikeluarkannya, maka marketing kita akan bertambah tanpa dibayar, karena
dia akan merekomendasikan kita pada teman-temannya tanpa diminta.
7. Cara Pamungkas yang Sangat Hebat dan Gak Boleh ditinggalkan
If you Believe in Your Ideas, Money will Follow. But if you Pursue Money, you should Fail! – Tibor Kalman
Uang dan keuntungan itu hanyalah akibat.
Sekali lagi, jangan mengejar uang. Engkau akan capek jiwa raga.
Lakukanlah hal-hal hebat, rancanglah produk dan sistem yang hebat, maka
uang akan mengejar-ngejar kita. Telah saya buktikan sendiri! Proven!
Kesungguhan Niat Untuk Menjadi Entrepreneur Sejati
“Sukses” adalah sebuah kata yang kerap
kali kita dengar, diucapkan dalam lantunan doa setiap orang, mimpi dan
sebuah pencapaian besar dalam hidup di masa depan. Bagaimana seseorang
memaknai kesuksesan bagi dirinya adalah tergantung ukuran mereka dalam
menilai kesuksesan itu sendiri. Bisa jadi sukses si A adalah ketika
perusahaan yang dikembangkannya dapat mencapai level go internasional.
Lalu dengan si B tolak ukur kesuksessan yang diraihnya apabila ia bisa
melewati setiap ujian dalam kehidupan, si C, si D dan seterusnya
memiliki ragam keinginan tingkat kesuksesan mereka.
Namun pernahkan terlintas dalam hati
bagaimana jika sukses itu dapat diraih bersama-sama? Alangkah
sederhananya hasrat yang diidamkan namun pengaruhnya begitu besar pada
niat awal kita. Bukankah jauh lebih indah ketika planing kesuksesan yang
telah kita rencanakan secara perseorangan turut serta menyeret/menarik
orang lain agar bisa merasakan definisi kesuksesan tersebut?
Yang dibutuhkan untuk negeri kita adalah
seseorang yang memiliki mental pemimpin, bukanlah mereka yang berbangga
diri menjadi bos. Pemimpin yang bukan saja baik tetapi hebat, adalah
pemimpin yang memperlakukan rekan kerjanya sebagai mitra, bukan sebagai
pegawai rendah atau buruh. Seorang Pemimpin yang baik memperlakukan
usaha bersamanya selaku kinerja tim berpendapat bahwa, setiap orang yang
memegang bagian ialah orang-orang yang menghantarkan kesuksessan itu
secara bersama-sama.
Kemudian penyiapan bekal apa agar kesuksesan bersama teraih dengan mudah?
Satu-satunya kunci yang tidak bisa dibeli di toko mahal sekalipun adalah:
ketulusan niat yang dibangun dari dalam hati dan diri sendri!
Niat “benar”, “besar” dan dibingkai
dengan hati “sabar” akan membuka banyak jalan yang menuntun menuju
kesuksessan itu. Keikhlasan hati dan kerendahan niat untuk berbagi
adalah seribu lintasan yang mempermudah dari sepersekian masalah yang
akan menghambat di depan.
Jadi, Tidak ada alasan lagi untuk kita tidak mengambil langkah berfikir besar kan?
Jadi semakin pahamkan, jika orang jawa
ketika melihat seseorang gagal melakukan sesuatu karena malas-malasan
maka orang itu disebut “ORA NIAT” (gak Niat).
Niat juga sering di gantikan dengan kata TEKAT yang kuat, sehingga
apapun halangannya, tetap saja masih ‘ngeyel’ untuk terus melakukan dan
mencoba. Orang disebut berniat atau bertekat itu jika dia tetap
melakukan pekerjaan itu meski di saat yang sama orang lain sudah
menyerah karena hambatan yang dihadapi.
Sekali lagi,
Niat untuk menjadi “benar” dan “besar” yang dibingkai dengan hati “sabar” akan membuka banyak jalan yang menuntun menuju kesuksessan itu. Keikhlasan hati dan kerendahan niat untuk berbagi adalah seribu lintasan yang mempermudah dari sepersekian masalah yang akan menghambat di depan.
Niat untuk menjadi “benar” dan “besar” yang dibingkai dengan hati “sabar” akan membuka banyak jalan yang menuntun menuju kesuksessan itu. Keikhlasan hati dan kerendahan niat untuk berbagi adalah seribu lintasan yang mempermudah dari sepersekian masalah yang akan menghambat di depan.
Selamat mewujudkan mimpi dan menabung harapan besar ke depan untuk lingkungan anda.
July 30, 2015
Manajemen Cash Flow Sederhana Buat Usaha Kecil Menengah
Sebagian besar masalah pebisnis pemula dan usaha kecil menengah (UKM)
adalah modal dan bagaimana manajemen modal dan uangnya. Usaha apapun, kecil atau besar, bisa bangkrut jika cash flow-nya tidak bener atau tidak seimbang. Oke mari kita akan bicarakan
Ya, saya pernah mengalami, dan banyak pula melihat teman-teman
usahanya bangkrut bukan karena merugi atau labanya sedikit. Justru
mereka dan saya bangkrut karena uang cash (likuiditas istilah kerennya)
sudah habis atau tidak mencukupi untuk menutup pengeluarannya. Sepintas
kalau dilihat, itu bisnis punya untung sekian dan sekian. Besar pula
prosentasenya. Tapi bisa sampai kehabisan uang cash buat operasionalnya.
Gimana ini?
Lalu, mengapa ini terjadi?
Ini yang disebut sebagai laba semu, alias hanya laba dalam hitung-hitungan diatas kertas saja, bukan dari uang yang diterima sesuai waktunya. Ya, uang diterima tidak sesuai pada waktu yang dibutuhkan.
Artinya, dia beli ke suplier cash, tapi menjual barangnya ke konsumen atau agennya dengan tempo atau hutang atau bahkan konsinyasi. Okelah, strategi memberikan barang dengan tempo atau konsinyasi sangat menarik buat konsumen atau agen-agen penjualan kita. Tapi cobalah ukur kekuatan modal sendiri. Kalau modal kita gede, melakukan hal ini bukanlah sebuah persoalan, karena kita masih bisa menutup biaya-biaya sambil menunggu pembayaran masuk ke kita. Tapi, jika anda adalah usaha kecil pemula, modal pas-pasan, itu sama saja bunuh diri.
Bisnis yang seger dan enak itu adalah jika belinya (kulakannya) bisa bayar di belakang, lalu menjualnya dengan bayar di depan. Artinya kita dimodali oleh pembeli. Strategi ini justru dilakukan oleh bisnis retail besar semacam supermarket besar yang menerima barang dagangannya secara konsinyasi, tapi menjualnya secara kontan. Enak banget!
1. Beli barang dengan tempo, jual dengan cash. Ini ideal banget!
2. Beli barang dengan tempo panjang (misal 1 bulan) , lalu jual dengan cash atau tempo lebih singkat (misal 1 minggu)
3.Jika beli barang dengan cas, juallah dengan cash pula
Jangan Lakukan :
BELI BARANG CASH, JUAL BARANGNYA TEMPO APALAGI KONSINYASI, kecuali anda punya modal besar.
“ BANYAK USAHA BANGKRUT BUKAN KARENA GAK ADA LABANYA ATAU RUGI, TAPI KARENA GAK ADA DUIT CASHNYA ”
Lalu, mengapa ini terjadi?
Ini yang disebut sebagai laba semu, alias hanya laba dalam hitung-hitungan diatas kertas saja, bukan dari uang yang diterima sesuai waktunya. Ya, uang diterima tidak sesuai pada waktu yang dibutuhkan.
Artinya, dia beli ke suplier cash, tapi menjual barangnya ke konsumen atau agennya dengan tempo atau hutang atau bahkan konsinyasi. Okelah, strategi memberikan barang dengan tempo atau konsinyasi sangat menarik buat konsumen atau agen-agen penjualan kita. Tapi cobalah ukur kekuatan modal sendiri. Kalau modal kita gede, melakukan hal ini bukanlah sebuah persoalan, karena kita masih bisa menutup biaya-biaya sambil menunggu pembayaran masuk ke kita. Tapi, jika anda adalah usaha kecil pemula, modal pas-pasan, itu sama saja bunuh diri.
Bisnis yang seger dan enak itu adalah jika belinya (kulakannya) bisa bayar di belakang, lalu menjualnya dengan bayar di depan. Artinya kita dimodali oleh pembeli. Strategi ini justru dilakukan oleh bisnis retail besar semacam supermarket besar yang menerima barang dagangannya secara konsinyasi, tapi menjualnya secara kontan. Enak banget!
Aturan Manajemen Cash Flow Untuk Usaha Kecil Menengah dan Pebisnis Pemula
Jadi, aturan untuk pebisnis pemula yang modalnya pas-pasan adalah:1. Beli barang dengan tempo, jual dengan cash. Ini ideal banget!
2. Beli barang dengan tempo panjang (misal 1 bulan) , lalu jual dengan cash atau tempo lebih singkat (misal 1 minggu)
3.Jika beli barang dengan cas, juallah dengan cash pula
Jangan Lakukan :
BELI BARANG CASH, JUAL BARANGNYA TEMPO APALAGI KONSINYASI, kecuali anda punya modal besar.
Tips Cara Menjual Produk Yang Mahal
Wow !! MAHAL banget ...?
Dari sekian banyak keberatan, Saya yakin keberatan inilah yang paling membuat para penjual stuck.
Misalkan, Anda menemui situasi
calon pembeli mengatakan seperti ini: “Mas, Berapa harganya?”. Ketika
Anda menjawabnya, mereka berkata, “Wow… Harganya mahal banget…!!”.
Pernah?
Sebenarnya, apakah yang mahal itu benar-benar mahal?
Tergantung. Lagi-lagi, ini soal persepsi
setiap orang. Sama halnya ketika menjelaskan soal ukuran Besar atau
Kecil. Besar atau Kecil, Banyak atau Sedikit, Mahal atau Murah, itu
semua akan tergantung dengan apa dibandingkan dan apa yang ada dalam
persepsi setiap orang.
Misal, 100 ribu. Menurut Anda, Besar atau kecil?
Kalau pas dapat uang 100rb, kecil… Kalau pas disuruh sedekah 100rb, besar… Benar, kan? Udah ngaku aja. hehehe ....
Kalau pas dapat uang 100rb, kecil… Kalau pas disuruh sedekah 100rb, besar… Benar, kan? Udah ngaku aja. hehehe ....
Contoh lain, 100 juta. Menurut Anda, banyak atau sedikit?
Kalau di rekening cuma ada 1 juta, banyak… Kalau di rekening ada 1 Milyar, sedikit… Iya, kan?
Kalau di rekening cuma ada 1 juta, banyak… Kalau di rekening ada 1 Milyar, sedikit… Iya, kan?
Nah, sama halnya dengan persepsi: MAHAL atau MURAH. Tergantung persepsi orang yang akan membelinya.
Pertanyaannya, Bagaimana menjual produk yang harganya mahal?
Tepatnya, bagaimana persisnya yang harus kita lakukan ketika menjual produk yang menurut calon pembeli itu mahal?
Sebelum menjawab itu, kerahui terlebih dahulu tentang 3 alasan berikut ini:
1. Calon Pembeli Tidak MAMPU Membelinya
Ini seringkali terjadi. Mereka tidak
cukup memiliki uang untuk bisa membeli produk Anda. Uang di kantong
mereka sedikit, kere. Bilang mahal, deh… Bisa jadi ini memang bukan
target market ideal Anda.
2. Calon Pembeli Tidak MAU Membelinya
Biasanya alasan ini adalah alasan yang
tak terucap. Alasan yang sebenarnya adalah karena mereka memang tidak
ingin membeli produk Anda.
3. Produk Anda Terlalu Mahal
Pada kenyataannya, mereka bisa
mendapatkan produk serupa di tempat lain dengan harga yang lebih murah.
Kalau calon pembeli bisa membeli produk
yang persis sama dengan harga lebih murah dari orang lain, ini bisa
jadi masalah untuk Anda. Karena mereka akan lebih memilih beli di yang
lain ketimbang di Anda.
Dari 3 alasan tersebut, mana yang paling mungkin untuk bisa Anda closing?
Ya. Fokuslah pada nomor 3.
Inilah yang disebut dengan keberatan Skeptis. Mereka bisa jadi belum
teredukasi dengan manfaat dari produk yang Anda jual. Atau, mereka belum
melihat, mendengar, atau merasakan perbedaan spesifik dari produk Anda
dengan produk kompetitor yang sejenis.
Saran Saya, saat Anda menghadapi orang-orang yang mengalami keberatan soal harga:
Pertama,
Hindari memberi informasi harga terlalu cepat. Gali dulu kebutuhan dan
keinginannya. Misalnya dengan pertanyaan, “Sebelum kita mendiskusikan
masalah harga, saya harus memastikan bahwa ini produk ini tepat untuk
Anda. Boleh?”. Atau: “Sebelum itu, Saya akan mengajukan beberapa
pertanyaan. Apakah bapak berkenan?
Kedua,
Jangan sampai Anda salah bicara soal harga. Jika harga produk Anda
rendah, itu TIDAK MAHAL, bukan MURAH. “Tidak Mahal” nilainya bagus.
“Murah” nilainya jelek. Jika Anda ingin mengatakan “Murah”, gunakanlah
kata “Terjangkau”, atau “Spesial”.
Ketiga,
Edukasi gila-gilaan soal benefit dari produk yang Anda jual. Jaga
hubungan berkala dengan calon pembeli. Terus edukasi, edukasi, dan
edukasi.
Okey?
Menjual produk yang mahal memang cukup
menantang. Butuh edukasi gila-gilaan dan teknik khusus ke calon pembeli.
Tapi kalau sudah closing karena memang sudah tahu caranya, itu sangat
membahagiakan, bukan?
Yuk praktikkan dan mencoba berjualan.
Selamat berjualan dan Sukses Selalu ..."
Membuka Usaha Cuci Mobil atau Motor
Bisnis ini banyak disukai laki-laki. Ditunjang dengan hobi mengutak atik mesin motor atau mobil, bisnis ini bisa berkembang besar. Usaha cuci motor dan mobil hanya membutuhkan modal sedikit dan pengelolaan yang tidak rumit. Apalagi, jika Anda mempunyai tempat sendiri atau bekerja sama dengan orang yang memiliki tempat melalui sistem bagi hasil.
A Memulai Bisnis
1.
Pengetahuan
dan Keterampilan
> Mengetahui
standar kebersihan motor dan mobil serta cara membersihkannya.
> Terampil
membuat pembukuan sederhana menyangkut pencatatan modal awal, operasional
bulanan, dan pencapaian per bulan sehingga keuangan usaha dapat terus
terkontrol.
2.
Modal
> Tempat
dengan luas minimal 12 m2 untuk 2 sampai 3 motor atau mobil. Dana untuk menyewa
tempat seperti ini sekitar Rp 5.000.000,00.
> Modal
berupa uang juga diperlukan untuk membeli pompa air, kompresor, dan peralatan
cuci, seperti sabun, sampo motor, sikat, kain lap (kanebo), dan pengilat cat
motor/mobil. Modal ini termasuk untuk .perbaikan tempat sesuai dengan
kebutuhan, seperti membuat kran dan saluran air.
> Tenaga
kerja. Dua atau tiga orang karyawan sudah cukup untuk awal usaha (salah satu
merangkap sebagai tenaga administrasi).Jika pengguna jasa yang datang semakin
banyak,jumlah tenaga kerja bisa ditambah.
B. Hambatan BisnisC. Strategi Pasar
>
Cari
lokasi usaha yang banyak dilewati kendaraan bermotor.
> Latih
karyawan Anda bagaimana standar kebersihan dalam mencuci sepeda motor atau
mobil.
> Pilih
karyawan yang mau bekerja keras dan tidak malas. Gaji mereka berdasarkan jumlah
kendaraan yang dicuci.
>
Latih
juga karyawan untuk melayani dan berhubungan baik dengan konsumen.
> Tentukan
harga cuci kendaraan. Untuk sepeda motor, biasanya berkisar antara Rp 8.000 - Rp 10.000.
Modal Awal:
Peralatan:
Sewa tempat Rp 2.000.000,00
Pompa air Rp 1.500.000,00
Kompresor Rp 1.000.000,00
Papan nama Rp 500.000,00
Jumlah Rp 5.000.000,00
Peralatan mengalami penyusutan selama 4 tahun dan memiliki nilai residu
sebesar Rp 1.000,00 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya
penyusutan per tahun = (Rp 5.000.000,00 - Rp 1.000,00) / 4 = Rp 1.249.750,00
per tahun atau sama dengan Rp 104.145,00 per bulan.
Perlengkapan:
Peralatan cuci Rp 500.000,00
Jumlah Rp 500.000,00
Perhitungan Laba/(Rugi) per Bulan
Pendapatan:
Cuci sepeda motor
(20 motor X 30 X Rp 6.000,00) Rp 3.600.000,00
Cuci mobil (10 mobil X 30 X Rp 25.000,00) Rp 7.500.000,00
Biaya-biaya:
Gaji karyawan Rp 2.800.000,00
Listrik dan telepon Rp 500.000,00
Biaya pemakaian air Rp 200.000,00
Biaya penyusutan peralatan Rp 104.145,00
Biaya perlengkapan Rp 500.000,00
Maintenance Rp 250.000,00
Lain-lain Rp 100.000,00
Jumlah Biaya Rp 4.454.145,00
Laba Bersih Rp 6.645.855,00
Perhitungan ini berdasarkan asumsi bahwa dalam sehari ada 20 kendaraan
sepeda motor yang dicuci dengan rata-rata harga cuci @ Rp 6.000,00, dan 10
kendaraan mobil yang dicuci dengan rata-rata harga cuci @ Rp 25.000,00, dengan
karyawan 4 orang.
Catatan: Analisa harga peralatan, perlengkapan, dan biaya-biaya
lain wirausaha ataupun bisnis bisa berubah kapan saja seiring waktu,
silahkan sesuaikan dengan analisa harga dan biaya-biaya lain di daerah
anda. Selamat mencoba bagi anda yang berminat dan Sukses selalu untuk anda ..."
Usaha Unik Kue Tart dari Kain Flannel
Anda
telah banyak tahu tentang kain flannel. Kain flannel banyak memiliki
warna-warna yang menarik sehingga dapat dikombinasikan. Perpaduan warna
dari kain flannel ini sangat menarik sehingga hasil kreasi dari kain
flannel diminati oleh sebagian besar orang. Penggemar kreasi dari kain
flannel cukup banyak dan saat ini semakin berkembang karena semakin
banyak pula kreasi baru dari kain flannel.
Beberapa
contoh kerajinan dari kain flannel seperti bros, ikat rambut, gantungan
kunci, gantungan HP, jepit rambut, tempat tisu, sarung HP, souvenir,
bingkai foto, album foto, dan masih banyak lagi. Aneka kreasi kain
flannel tergantung dari kreativitas Anda. Kain flannel merupakan bahan
yang murah. Kreasi yang dihasilkan memiliki nilai jual yang cukup tinggi
tergantung dari tingkat kerumitan dan kreativitas si pembuat.
Apakah
Anda tahu kue tart yang lezat rasanya bisa dibuat dari kain flannel ?
Anda pasti tergiur akan kelezatan kue tart yang satu ini. Kue tart ini
berasal dari kain flannel. Bentuk dan kenampakannya sama dengan kue tar
yang asli. Namun berkat tangan-tangan kreatif, kue tart dapat dibuat
dari kain flannel.
Biaya
pembuatan kue tart dari kain flannel ini cukup murah. Bagi Anda yang
ingin mendapat penghasilan tambahan dari aneka kreasi kain flannel,
dapat mencobanya sekarang juga. Untuk memulai usaha aneka kreasi kain
flannel hanya membutuhkan kreativitas dan sedikit kesabaran.
Hal-hal yang harus disiapkan sebelum membuat kue tart dari flannel adalah :
1. Desain tart
2. Pola
3. Alat: gunting, jarum, penggaris.
4. Bahan: kain flannel aneka warna, lem, dakron,benang.
Perhitungan biaya :
- Bahan kain flannel : Rp. 15.000
- Lem : Rp. 4.000
- Benang dan jarum : Rp. 4.000
- Tenaga: Rp. 7.000
Peluang
bisnis kerajinan kain flanel ini sangat menguntungkan, harga jual
kerajian flanel berbentuk kue tart saja mencapai Rp. 55.000. Kreasi tart
dari kain flannel cukup tinggi karena kue tart ini merupakan kreasi
unik dan cantik. Hasil kreasi ini dapat digunakan sebagai souvenir
pernikahan, kado, atau sebagai dekorasi di sudut rumah Anda. Dan
sekarang sudah siapkah Anda untuk menciptakan peluang bisnis kerajinan dari kain flannel ?
Selamat mencoba dan Sukses selalu untuk anda ..."
Handycraft dari Kain Perca
Mempunyai hobi? Mengapa tidak menjadikan hobi Anda sebagai bisnis? Jika Anda hobi menjahit, mengapa Anda tidak mencoba bisnis handycraft dari kain perca?
Kain perca adalah kain sisa-sisa di tukang jahit atau pabrik konveksi.
Biasanya kain ini mereka buang karena sudah tidak bisa digunakan lagi. Artinya,
bagi mereka kain perca adalah limbah. Dengan bahan baku yang dianggap oleh
orang lain sebagai limbah, Anda bisa memperoleh banyak keuntungan. Bahan baku
yang Anda olah tersebut tentunya dapat Anda beli dengan harga murah, bahkan
gratis, jika Anda pandai melobi mereka.
Hal utama dalam bisnis ini adalah kekreativitasan. Kreativitas yang tinggi
akan menghasilkan handycraft yang bernilai jual tinggi. Carilah ide-ide yang
belum terpikirkan oleh orang lain. Misalnya saja, kreasi sajadah anak buatan
Erina Aryopati. Berkat kreativitasnya, ia berhasil membuat sajadah anak dari
kain perca dengan label Sweetie Pie. Menurutnya, ide tersebut terbesit dari
ketiadaan sajadah khusus anak-anak di pasaran dan dari bentuk bed cover.
Bahkan, saat momen lebaran, omzetnya bisa mencapai seratus juta rupiah.
Ada beberapa tahap yang harus dilalui untuk memulai bisnis ini, yaitu
sebagai berikut.
v
Menentukan
jenis handycraft yang akan Anda buat. Anda dapat membuat sarung bantal, bed
cover, serbet, tirai, sarung galon air, taplak meja, dan lain-lain. Bukalah
pikiran Anda dengan banyak membaca buku-buku' kreasi kain perca dan juga
motif-motif yang dapat Anda kreasikan.
v Mencari
pemasok bahan baku (kain perca). Untuk langkah awal, Anda dapat menghubungi
penjahit dekat rumah Anda. Pada skala besar, Anda dapat menghubungi penjahit
ternama agar bahan baku yang didapat semakin beragam.
v Sebagai
lokasi pembuatan, Anda dapat menjadikan rumah Anda sebagai workshop pembuatan.
Hal tersebut akan menekan modal karena Anda tidak perlu mengeluarkan biaya
sewa.
v Merekrut
pegawai. Carilah penjahit lulusan kursus menjahit. Mereka biasanya sudah
belajar pemolaan dan teknik menjahit yang bagus. Dengan demikian ketika Anda
kesulitan mendesain bentuk handycraft, Anda dapat mempergunakan keahlian
mereka.
v Persiapan
alat-alat kerja. Tentunya Anda harus membeli mesin jahit. Belilah mesin jahit
yang bagus. Jumlahnya pada awal bisnis bisa satu buah saja. Selain itu,
sediakan alat untukjahit tangan seperti gunting dan jarum.
v
Menentukan
sistem pemasaran. Apakah Anda akan menjualnya dalam sistem titip atau membuka
gerai. Jika, Anda yakin handycraft Anda mempunyai keunikan dan daya jual yang
tinggi lebih baik jika Anda membuka gerai sendiri.
B. Hambatan Bisnis
Hambatan setiap bisnis adalah merebut pangsa pasar dari bisnis sejenis.
Orang yang terjun ke dalam bisnis ini sudah banyak. Cara untuk merebut pangsa
pasar adalah handycraft hasil buatan Anda harus mempunyai keunikan. Tanpa
keunikan, orang tidak akan mengenal produk Anda. Selain itu, perhatikan pula
bagaimana cara memasarkan produk Anda agar cepat laku dan menghasilkan laba.
Beberapa faktor yang memungkinkan usaha Anda terhambat adalah sebagai berikut.
v
Produk
Anda terlalu pasaran.
v
Produk
Anda tidak bernilai jual karena nilai gunanya rendah.
v
Kualitas
kain perca menyulitkan Anda membuat produk yang bagus.
v
Penjahit
Anda bukanlah tipikal orang yang kreatif sehingga Anda
v
kerepotan
dalam membuat sebuah desain.
C. Strategi Bisnis
Sebagai jenis usaha yang memetingkan kreativitas, maka hal inilah yang
harus Anda tekankan sejak awal. Buatlah barang yang unik dan khas. Keunikan
tersebut dapat dilihat dari segi bentuk atau teknik menjahit. Dengan keunikan
tersebut, pemasaran akan mudah dilakukan karena produk Anda mempunyai ciri
khas.
Barang bagus tetaplah memerlukan strategi pemasaran yang baik. Beberapa hal
yang dapat Anda lakukan adalah sebagai berikut.
v
Cermati
momen yang ada di masyarakat. Ketika Lebaran atau Ramadhan, Anda dapat membuat barang-barang
berkenaan momen tersebut. Misalnya saja taplak meja untuk jamuan Lebaran atau
sajadah anak-anak dari kain perca. Ketika natal, Anda dapat membuat hiasan
Natal dari kain perca. Ketika Imlek, Anda dapat membuat boneka Cina dari kain
perca. Dengan begitu, banyak pembeli yang akan membeli produk Anda. Beberapa
momen lain yang dapat Anda cermati adalah hari kemerdekaan RI, hari Valentine,
dan kampanye partai.
v
Jika
mempunyai desain yang unik, mengapa tidak membuatnya dalam bentuk satu paket?
Misalnya saja seprai, selimut galon, tirai, dan bantal sofa. Paket barang
tersebut tidak harus berwarna sama, tetapi ada tema yang menghubungkannya.
Biasanya, para remaja putri gemar mendekor kamarnya dengan warna tertentu. Hal
tersebut dapat Anda jadikan ide memproduksi suatu barang. Selain itu, Anda
dapat pula membuat tema etnik tertentu sehingga perluas wawasan desain Anda.
v
Barang
yang bagus, bisa saja tidak akan menarik minat pembeli jika kemasannya
asal-asalan. Seperti sampul buku, begitu juga fungsi sebuah kemasan.
Percantiklah kemasan produk Anda. Kemas dengan kemasan yang eye cathing.
v
Pemberian
label sangat penting untuk menjaga orisinalitas produk Anda. Percaya dirilah
jika produk Anda akan terkenal. Lebih baik mempunyai label sendiri karena orang
cenderung akan mencari produk asli yang terjaga kualitasnya.
v Sistem
membership dapat pula Anda terapkan dalam bisnis ini. Berikan keuntungan
cuma-cuma dengan menjadi member setia pengguna produk Anda. Memang produk handycraft
bukanlah barang yang dikonsumsi dengan cepat. Kecenderungan produk ini akan
digunakan dalam waktu tahunan. Fungsi member tersebut untuk sarana promosi agar
pembeli yang puas akan mempromosikan kepada orang terdekatnya untuk membeli
barang di tempat Anda dengan menggunakan kartu memberi untuk mendapatkan
keuntungan cuma-cuma.
v Promosi
lewat media sangatlah penting. Anda dapat mengusulkan produk Anda masuk ke
dalam rubrik di majalah. Untuk itu, produk Anda harus mempunyai kekhususan dan
keunikan. Bahkan, ada sebagian orang yang menggunakan facebook sebagai promosi.
Mereka sengaja membuat akun tentang produknya. Mereka memasang foto-foto yang
menarik. Mengapa Anda tidak mencoba cara ini?
v Jika
Anda tinggal di kota besar, Anda dapat bekerja sama dengan konsultan interior.
Berpromosilah kepada mereka. Beberapa barang yang Anda produksi tentunya dapat
digunakan sebagai interior suatu rumah dan kantor. Dengan hal ini, Anda
mendapat mitra bisnis sekaligus media promosi yang baik. Bahkan, untuk
barang-barang yang digunakan oleh jasa konsultan interior, Anda dapat mematok
harga yang cukup tinggi. Tetapi harga tersebut harus diimbangi dengan desain
khusus yang ekslusif tentunya.
v
Buatlah
kemungkinan pembeli dapat memesan beberapa barang sesuai keinginan mereka.
v Perhatikan
tren. Tren yang dimaksud adalah kecenderungan warna dan jenis motif yang sedang
menjadi tren. Coba Anda perhatikan, ada kecenderungan dalam satu tahun ada
warna yang booming dan menarik perhatian banyak orang. Begitu pula dengan tren
motif, misalnya saja motif batik. Mengapa Anda tidak memakai kain perca batik?
Intinya, perluas wawasan Anda.
D. Analisis Bisnis
Modal Awal:
Peralatan:
2 unit mesin jahit Rp 6.000.000,00
Kursi Rp 200.000,00
Lemari etalase Rp 1.500.000,00
Meja bundar untuk tempat membuat
pola dan memotong kain Rp 1.000.000,00
Jumlah Rp 8.700.000,00
Peralatan mengalami penyusutan selama 4 tahun dan memiliki nilai residu
sebesar Rp 1.000,00 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya
penyusutan per tahun = (Rp 8.700.000,00 - Rp 1.000,00) / 4 = Rp 2.174.750,00
per tahun atau sama dengan Rp 181.229,00 per bulan.
Perlengkapan:
Plastik pembungkus Rp 200.000,00
Stok bahan baku kain perca Rp 1.000.000,00
Peralatan pendukung (gunting, meteran,
penggaris, jarum, benang) Rp 500.000,00
Jumlah Rp 1.700.000,00
Perhitungan Labal(Rugi) per Bulan
Pendapatan:
Rp 150.000,00 x 30 hari Rp 4.500.000,00
Biaya-biaya:
Listrik Rp 250.000,00
Biaya perlengkapan Rp 1.700.000,00
Biaya penyusutan peralatan Rp 181.229,00
Gaji karyawan 2 orang @ Rp 500.000,00 Rp 1.000.000,00
Transportasi Rp 150.000,00
Lain-lain Rp 100.000,00
Jumlah biaya Rp 3.381.229,00
Laba Bersih Rp 1.118.771,00





















